Halmahera Selatan – Sejumlah warga Desa Fluk, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, meminta agar program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh PT Gane Tambang Sentosa (GTS) dievaluasi secara menyeluruh. Warga menilai pelaksanaan program tersebut belum memberikan manfaat yang signifikan bagi kebutuhan masyarakat setempat.
Menurut keterangan warga, beberapa kegiatan CSR yang pernah dilaksanakan perusahaan dinilai belum dirancang dengan perencanaan yang matang dan berkelanjutan. Fasilitas yang dibangun melalui program tersebut dikhawatirkan tidak memiliki daya tahan jangka panjang sehingga manfaatnya bagi masyarakat dinilai terbatas.
Selain itu, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi lingkungan di sekitar wilayah aktivitas perusahaan. Warga menyebutkan adanya perubahan kondisi lahan yang mereka gambarkan dengan istilah “tanah merah habis”, yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.
Tidak hanya itu, warga juga menyoroti bentuk bantuan sosial yang diterima masyarakat. Salah satu bantuan yang disebutkan adalah pembagian biskuit Khong Guan yang diberikan setahun sekali. Bantuan tersebut dinilai belum mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.
Atas berbagai persoalan tersebut, warga Desa Fluk berharap pemerintah daerah serta instansi terkait dapat turun tangan melakukan evaluasi terhadap program CSR PT GTS. Mereka berharap ke depan program CSR yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran, menjawab kebutuhan masyarakat, serta memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi pembangunan dan kesejahteraan desa.
Tim Redaksi
